-->

Bukit Nanggi, Sembalun Bumbung, Lombok Timur

Bukit Nanggi, Sembalun Bumbung, Lombok Timur
Terletak Di Desa Sembalun Bumbung, Lombok Timur, kamu harus menempuh perjalanan selama 3 jam terlebih dahulu menggunakan kendaraan bermotor dari Kota Mataram. Setibanya di Desa Sembalun Bumbung, perjalanan softtrekking pun dimulai. Hutan bambu yang lumayan lebat akan menyambut langkah pertamamu mendaki Bukit Nanggi. Bagi kamu yang baru pertama kali mendaki Bukit ini, disarankan untuk menggunakan jasa guide dengan tarif Rp 150.000/hari. Dan jika kamu tidak kuat membawa beban, kamu bisa memanfaatkan jasa porter dengan harga Rp 125 ribu/hari/orang. Gak cuma ngangkatin barang aja loh,porter-porter ini akan menyajikan hidangan lezat selama kamu melakukan pendakian.



Tidak seperti Bukit Pergasingan, karakteristik pendakian di Bukit Nanggi ini lebih panjang, namun tumbuhan dan pohon-pohon yang lumayan lebat akan menemanimu berjalan hingga ketinggian 1800 mdpl sehingga meskipun panas terik matahari, bayangan pohon akan memberi perlindungan buat kamu. Bukan itu aja, lebih banyak tempat sejuk untuk beristirahat. Tapi ingat, kalo sedang mendaki, jangan lama-lama ya istirahatnya, entar bawaannya ngantuk dan pengen tidur.
Untuk mendaki Bukit Nanggi, kamu harus mempersiapkan dirimu untuk kegiatan camping selama minimal satu malam. Perlengkapan camping dan trekking yang memadai harus kamu bawa dan jangan disepelekan. Hawa dingin diatas bukitpun harus kamu tanggulangi dengan membawa jaket tebal ataupun sleeping bag jika kamu ingin tidur malammu tidak menggigil. Belum lagi sumber mata air baru akan temui saat berada di basecamp pertama di ketinggian 1900 mdpl, itupun harus jalan kaki lagi sekitar 20 menit. Maka kebutuhan guide menjadi wajib buat kamu yang baru pertama kali ke sini.

ukit Nanggi ini memiliki ketinggian 2300 mdpl dan untuk sampai ke puncaknya, diperlukan waktu antara 4-5 jam. Pada dua ratus meter terakhir saat di punggungan kamu akan menempuh jalur dengan kemiringan hampir 80 derajat dengan jalan setapak yang tidak terlalu lebar. Berpeganganlah pada rumput dan berjalan dengan hati-hati. Butuh perjuangan memang, tapi tenang saja, yang namanya mendaki itu meskipun capek semua akan terbayar lunas saat kamu sudah sampai di puncaknya. Nikmati sunset. Jika kamu ngecamp, bangun pagilah dan nikmati sunrise. Menghadaplah ke barat dan kamu akan melihat lautan luas dengan gili-gili kecil yang mengelilingi Pulau Lombok. Menghadaplah ke timur maka Puncak Gunung Rinjani akan terlihat dengan perkasanya sambil berbisik “Kapan kesini?”